Disney+ akan menghadirkan fitur video pendek vertikal ala TikTok di platformnya. Peluncuran dijadwalkan pada 2026 di Amerika Serikat. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan interaksi harian pengguna, terutama dari generasi muda.
Pengumuman ini disampaikan Disney dalam acara Tech + Data Showcase di CES 2026. Disney menyebut fitur baru ini dirancang lebih personal, dinamis, dan relevan dengan kebiasaan konsumsi konten singkat di ponsel.
Format Video Vertikal
Fitur video pendek Disney+ akan menampilkan:
Konten orisinal
Cuplikan film dan serial
Potongan video dari media sosial
Kombinasi berbagai format
Seluruh konten disajikan dalam format vertikal, mirip TikTok dan Instagram Reels.
Strategi Menarik Generasi Muda
EVP of Product Management Disney Entertainment dan ESPN, Erin Teague, menyatakan integrasi video vertikal ini dibuat agar menyatu dengan perilaku pengguna.
Sebelumnya, Disney telah menguji konsep serupa melalui aplikasi ESPN. Kini, pendekatan tersebut diperluas ke Disney+ untuk menjadikannya platform hiburan harian, bukan hanya layanan streaming film dan serial.
Bersaing di Industri Streaming
Disney+ bukan pemain pertama dalam format ini. Netflix lebih dulu menghadirkan fitur video pendek dari katalog orisinalnya.
Melalui fitur video singkat ini, Disney+ berupaya tetap relevan di era budaya scroll, sekaligus memperkuat posisinya di tengah persaingan industri streaming digital.